Ekosistem esports Indonesia adalah salah satu yang paling kompetitif di Asia Tenggara. Di tengah persaingan yang sengit ini, beberapa tim telah membuktikan diri sebagai kekuatan yang konsisten — sementara pendatang baru terus bermunculan menantang status quo.

Di 2026, lanskap tim esports Indonesia lebih menarik dari sebelumnya. Persaingan makin ketat, investasi makin besar, dan para pemain muda berbakat terus lahir dari berbagai pelosok Indonesia. Berikut profil lengkap tim-tim yang mendominasi.

RRQ Hoshi: Dinasti yang Tak Tergoyahkan

Rex Regum Qeon (RRQ) adalah nama paling ikonik dalam esports Indonesia. Berdiri sejak 2013, RRQ telah berevolusi dari tim kecil menjadi organisasi esports multinasional dengan divisi di Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, dan beberapa game lainnya.

RRQ Hoshi — divisi Mobile Legends mereka — adalah juara MPL Indonesia yang paling sering disebut. Gelar M-Series World Championship yang mereka raih memposisikan mereka sebagai tim Indonesia paling prestisius di mata komunitas global. Brand RRQ sudah setara dengan nama besar esports dunia seperti T1 atau Fnatic.

Kekuatan RRQ tidak hanya di lapangan. Secara bisnis, mereka memiliki fanbase yang sangat besar, merchandise yang laris, dan sponsorship dari brand-brand premium. Ini menjadikan mereka model bisnis esports paling matang di Indonesia.

EVOS Legends: Rivalitas Abadi

EVOS Esports adalah rival utama RRQ yang membuat persaingan esports Indonesia selalu panas. Rivalitas RRQ vs EVOS sudah menjadi narasi besar yang menggerakkan jutaan penonton di setiap MPL. Ketika keduanya bertemu, viewership turnamen bisa melonjak dua kali lipat.

EVOS memiliki pendekatan bisnis yang berbeda dari RRQ — mereka lebih agresif dalam ekspansi regional, dengan divisi aktif di Vietnam, Thailand, dan Filipina selain Indonesia. Di 2026, EVOS Indonesia tetap menjadi kontender kuat di MPL meski persaingan semakin ketat dari tim-tim baru.

Pemain-pemain EVOS seperti Luminaire, Rekt, dan beberapa talenta muda yang mereka rekrut menjadi sorotan di musim 2026. Sistem akademi EVOS terbukti efektif melahirkan pemain-pemain berbakat yang langsung kompetitif di level profesional.

Tim Kuat Lainnya

Bigetron Alpha (BTR)

Kekuatan besar di PUBG Mobile Indonesia, BTR juga memiliki divisi ML yang kompetitif. Di PMPL Indonesia, nama BTR selalu disebut sebagai favorit. Mereka dikenal dengan strategi permainan yang sangat terstruktur dan konsisten.

Alter Ego

Tim yang identik dengan pemain-pemain muda berbakat. Alter Ego berhasil mengejutkan banyak pihak dengan penampilan mereka di MPL, dan di 2026 mereka semakin solid. AE adalah tipikal tim "dark horse" yang selalu bisa mengejutkan kapan saja.

ONIC Esports

Mantan juara MPL yang kini tengah dalam proses rebuild. ONIC memiliki infrastruktur organisasi yang sangat baik dan komunitas fan yang loyal. Dengan rekrutmen roster baru di 2026, mereka siap untuk kembali bersaing di papan atas.

Pendatang Baru yang Mengancam

Yang membuat esports Indonesia menarik adalah kemunculan tim-tim baru yang langsung kompetitif. Investasi dari konglomerat dan brand non-gaming ke tim esports Indonesia semakin deras, memunculkan organisasi baru yang tidak kekurangan dana dan ambisi.

Beberapa tim yang perlu diperhatikan:

Sambil mengikuti pertandingan tim favorit, banyak fans esports Indonesia mengisi waktu dengan bermain game ringan di platform seperti 789BNI — menunggu match selanjutnya sambil tetap terhibur.

FAQ

Bagaimana cara mendukung tim esports favorit saya?

Ada banyak cara: beli merchandise resmi, subscribe channel YouTube mereka, tonton pertandingan di platform streaming resmi (viewership langsung mempengaruhi sponsorship), ikuti media sosial tim, dan bergabung dengan komunitas fan resmi mereka di Discord atau Telegram.

Berapa gaji pro player di tim tier satu Indonesia?

Gaji pro player di tim tier satu seperti RRQ atau EVOS berkisar Rp 15-50 juta per bulan untuk pemain inti. Pemain bintang atau kapten tim bisa mendapat lebih dari itu, belum termasuk bonus kemenangan turnamen dan endorsement pribadi. Manajer dan pelatih juga mendapat kompensasi yang kompetitif.

Kapan MPL Indonesia Season berikutnya?

MPL Indonesia biasanya mengadakan dua season per tahun — Spring dan Fall. Pantau media sosial resmi MPL Indonesia atau website MPL ID untuk informasi jadwal terkini, karena tanggal persis bisa berubah setiap musim.